welcome75A

Member of Pitoelimo

Photobucket
fgt2bali2011
IP

Senin, Agustus 31, 2009

Gedung Balai Kota Malang

The Man Behind The Gun. Suatu keberhasilan tidak terlepas dari seorang pucuk pimpinan dalam menata dan mengendalikan staf beserta jajarannya untuk mengabdi sebagai Pamong Praja. Mengawali dari lingkungan sendiri adalah suatu inisiasi yang bijak. Dan itu dapat dilihat dari suasana yang bersih dan asri di lingkungan Gedung Balai Kota Malang, salah satu gedung sejarah peninggalan Belanda masih terawat apik sampai saat ini dengan kerindangan tumbuhan pohon Trembesi di sekeliling bundaran tugu.

Tugu Aloen-aloen Boender dimalam hari

Gemerlap dikegelapan malam hari, telah berhasil dimanifestasikan di monumen Tugu Revolusi Aloen-aloen Boender Malang. Nilai artistiknya sangat indah dengan tekstur batu alam yang berwarna hitam dipadukan dengan sinar lembayung menembus “spraying” air nan jernih di sekelilingnya, bener-bener mentakjubkan bagi setiap insan yang menyukai keindahan malam di kota yang dingin ini.

Toserba SARINAH dengan pola Milenium

Toserba SARINAH (Siapa Anti Revolusi Indonesia Nistjaja Akan Hantjoer), sebuah singkatan “Heroik & Patriotik” di era Presiden Repoeblik Indonesia pertama Ir. Soekarno sang Proklamator dan Orator yang banyak dikagumi bangsa-2 di dunia karena pidatonya yang sangat berapi-api menyulut semangat gerilyawan anti penjajah di bumi Indonesia. Isi pidatonya mencerminkan kepemimpinannya dan seringkali memiliki tema yang disingkat seperti SARINAH ataupun DJAS MERAH (DJAngan Sekali-kali MElupakan sedjaRAH). Terlepas dari itu semoewa, Toserba SARINAH tetap mampu bersaing dengan banyaknya Super Mall yang bermunculan di kota Malang.

Toko OEN di jalan Basuki Rahmat

Inilah kedai kopi dan es krem yang banyak dikunjungi para wisatawan mancanegara yang singgah di kota Malang. Letaknya di jalan Kajoetangan (sekarang jalan Basuki Rahmat). Berdekatan dengan Hotel Riche; Kantoor Pos (dahulu) Telefon dan Telegraf; Bioskop Roxy juga Gereja, melengkapi Toko OEN didjaman tempo doeloe sebagai tempat rendesvouz yang comfortable sehabis berjalan-jalan di sepanjang pertokoan Kajoetangan.

Stasion KA Kota MALANG

Stasiun Kereta Api Malang yang unik, dahulu sering juga disebut Stasiun Kota Baru Malang. Karena di sebelah selatannya ada stasiun kereta api Kota Lama yang tetap digunakan sampai sekarang. Apakah stasiun ini dahulu digunakan khusus bagi para Meneer yang melancong dan dinas di Kota Malang nan sedjoek? Karena di pelataran depan stasiun pernah dipakai parkir kendaraan-2 sedan jaman doeloe buatan Eropa dengan berbagai merk seperti Opel; Volk Wagon; Plymouth hingga Mercedez. Boleh jadi bener, sebab trowongan bawah tanah dan depot-2 restorasi yang cukup memadai dapat membuat para penumpang merasa nyaman meski harus menunggu keberangkatannya beberapa jam.

Senin, Juli 06, 2009

Dan berkat para punggawa Paguyuban75 inilah Waroeng Pitoelimo juga media elektronik di dunia maya dapat diwujudkan sebagai tonggak kebersamaan dan keguyuban antara Alumni75 dan Siswa/wi thn. 73-75 SMAN-1 Malang beserta para Alumni Mitreka Satata lainnya di seantero penjuru dunia.

Berembug dan Diskusi antar Alumni untuk Almamater

Rencana itupun digelar melalui sidang rapat yang sederhana di Waroeng Pitoelimo untuk berembug tukar pendapat dengan dilandasi semangat kebersamaan dan jiwa “Mitreka Satata” yang sudah terpatri di dalam lubuk hati para alumni SMAN-1 Malang.

Temu Kangen non-formal di Waroeng PITOELIMO

Gayungpun bersambut, nampak para alumni SMAN-1 Malang baik senior maupun yang yunior menyempatkan diri bertandang dan memperkenalkan diri dengan para alumni lainnya untuk mempererat kembali tali silaturahmi dan mewujudkan suatu ikatan yang membawa manfaat bagi para anggotanya.

Pengunjung Waroeng Pitoelimo dimalam hari

Antusiasme warga kota Malang untuk menikmati kembali suasana masa lalu cukup positip. Mereka datang ingin membaur sambil lesehan menikmati sajian menu masakan khas Ngalam dengan keredupan lampu minyak dimalam hari.

Berpartisipasi dalam event MTD2009

Malang Tempo Doeloe (MTD), sebuah gagasan dari PEMKOT Malang untuk mewujudkan kenangan indah kota Malang dimasa lalu dengan segala keunikan bangunan dan keragaman aneka masakan serta souvenir khas Ngalam. Paguyuban75 sebagai wadah silaturahmi Alumni75 dan siswa/wi th 73-75 SMAN-1 Malang ikut berpartisipasi untuk memfasilitasi harapan itu dengan membuka Waroeng Pitoelimo pada tgl. 21-24 Mei 2009 di jln Ijen kav. No. 5 Malang.

Kamis, Juni 11, 2009

Jalan Pagi Merayakan HUT SMAN-1 Malang ke-59

Langkahpun telah dimulai ditengah sinar mentari dan sejuknya udara pagi mengiringi keceriaan wajah nan berseri-seri mengelilingi jalan-jalan yang berkelok ke kanan dan ke kiri meregangkan otot-otot yang mulai terasa nyeri.

Foto Bersama dengan Mantan Guru Fisika

Alloh Maha Besar, dengan RahmatNya telah mempertemukan kembali guru pengajar yang telah memberikan berbagai ilmu kepada murid-muridnya untuk bekal menjadi orang-orang yang berguna bagi umat manusia dan negri persada Indonesia Raya.

Saat-saat akan dilakukan Pelepasan Balon Udara

Kemeriahan pun tak terelakan, dengan berbagai spanduk ucapan simpatik dan balon udara berwarna-warni mengelilingi para peserta siswa/siswi juga alumni beserta para guru yang hendak bersiap-siap melakukan jalan sehat diseputar Tugu Alun-alun Bunder.

Foto Bersama di Aula Tugu

Sebagian pengurus dan anggota Paguyuban75 menyempatkan diri foto bersama dengan latar belakang dekorasi florist yang asri dan spanduk Dirgahayu bersama dengan alumni lainnya, seolah memendam kerinduan yang begitu mendalam.

Spanduk Dirgahayu ke-59 SMAN-1 Malang

Hari itu, Jum'at tgl. 17 April 2009 adalah hari yang amat disucikan bagi umat islam terlebih lagi tanggal tsb merupakan tanggal mulai ditetapkannya nama SMA Negeri 1 Malang sejak 59 tahun yang lampau dimana sebelumnya disebut sebagai SMT PGI (Sekolah Menengah Tinggi Persatoean Goeroe Indonesia) Aloen-aloen Boender Malang. Dan untuk menyemarakkan HUT SMAN-1 Malang ke-59 Paguyuban75 berpartisipasi dengan menyumbangkan spanduk Dirgahayu SMA Negeri 1 Malang kepada almamaternya.

Kamis, Juni 04, 2009

Team Sukses Alumni75 SMAN-1 Ngalam

Berkumpul lagi untuk mempererat tali silaturahmi sesama teman sekolah SMAN-1 Ngalam. Itulah sasaran dan target utama Team Sukses Pembentukan Wadah Silaturahmi yang telah diwujudkan dalam Paguyuban Pitoelimo di RM Kelapa Gading jalan Sulfat Malang pada hari Minggu tanggal 28 Desember 2008. Semoga jerih upaya ini dapat memberi berkah untuk kita semua, amin.

Berkumpul Lagi untuk Mempererat Tali Silaturahmi

Status tak lagi memiliki jarak bila rasa empati dan simpati itu kita kedepankan untuk mewujudkan kebersamaan dalam wadah paguyuban yang mengutamakan persaudaraan dan persahabatan yang sederajat untuk mengaktualisasikan motto "Mitreka Satata" dengan terjalinnya tali silaturahmi. Itulah "ruh" yang bersemayam disetiap hati nurani anggota paguyuban.

Selamat dan Sukses

Persahabatan nan mulia tak akan sirna ditelan usia manakala ketika rindu itu datang menghampiri setiap insan manusia. Dan rekan-rekan anggota paguyuban nampak kembali ceria saat mereka dapat bersua setelah sekian lama tak lagi sering bertatap muka.